Samarinda – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sebagai bagian dari konsolidasi dan penguatan struktur organisasi di daerah pada tanggal 20 Juni 2026 di hotel Fugo Samarinda Kalimantan Timur.
Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi strategi pemenangan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, serta agenda verifikasi struktur organisasi hingga tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Rakorwil ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, bersama jajaran DPP PSI, yang memberikan arahan sekaligus penguatan terhadap kerja-kerja organisasi di daerah.
Di kesempatan tersebut, Ketua DPD PSI Samarinda yang baru saja dilantik menyampaikan berbagai program dan implementasi kerja yang telah dilakukan di tingkat kota sebagai bentuk komitmen menghadirkan politik yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua DPD PSI Samarinda, David Jingga, menegaskan bahwa PSI di tingkat daerah harus hadir melalui kerja-kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Setiap struktur PSI di daerah harus aktif menghadirkan kegiatan yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Politik harus hadir sebagai solusi”, ujarnya.
Sejumlah program yang telah dijalankan DPD PSI Samarinda meliputi pelatihan peningkatan keterampilan untuk memperkuat ekonomi keluarga, kegiatan pengembangan kapasitas diri, serta ruang-ruang diskusi publik yang mendorong partisipasi masyarakat.
Selain itu, PSI Samarinda juga memberikan perhatian pada isu kesehatan mental melalui kegiatan edukasi dan forum diskusi, sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kesehatan psikologis.
Di bidang pelayanan sosial, PSI Samarinda menghadirkan layanan ambulans gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan secara cepat dan mudah.
Melalui Rakorwil PSI Kalimantan Timur, diharapkan seluruh struktur PSI di daerah semakin solid, terverifikasi dengan baik, serta siap menjalankan kerja politik yang terukur, profesional, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
PSI menegaskan bahwa penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan kehadiran program yang solutif, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan publik.








