PANGKALAN BUN – Rangkaian MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 memasuki etape kedelapan di Pulau Kalimantan dengan menempuh rute dari Sampit menuju Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dalam perjalanan sejauh sekitar 235 kilometer itu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengajak awak media dan komunitas pengguna XMAX menikmati keindahan alam Jantung Borneo sekaligus mengenalkan budaya lokal dan kampanye pelestarian orangutan.
Chief Yamaha Area Kalimantan PT YIMM, Khusnul Faris, mengatakan etape Kalimantan menghadirkan tantangan berbeda dibandingkan rute sebelumnya karena karakter jalannya yang cukup ekstrem dan menjadi ajang pembuktian performa lini skutik premium MAXi Yamaha.
“Keseruan MAXi Tour Boemi Nusantara Kalimantan ini tentu saja memberikan pengalaman baru yang spesial dari etape sebelumnya karena mulai dari segi rutenya yang sangat menguji durabilitas. Kami ingin menunjukkan sekaligus membuktikan bahwa lini skutik MAXi Yamaha punya performa, fitur, hingga desain yang mampu menjawab kebutuhan berkendara masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan. Aktivitas ini juga untuk memperkenalkan warisan budaya sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga kelestarian salah satu satwa endemik kebanggaan Indonesia, yaitu orangutan,” ujar Khusnul Faris.
Sepanjang perjalanan, peserta melintasi hamparan perkebunan kelapa sawit yang membelah kawasan hutan tropis Kalimantan. Jalur lurus, kondisi jalan yang beragam, serta cuaca panas menjadi kesempatan untuk menguji kenyamanan dan performa sejumlah model skutik MAXi Yamaha, mulai dari XMAX, NMAX “TURBO”, AEROX ALPHA hingga LEXi.
Setibanya di Pangkalan Bun, rombongan mengunjungi Istana Mangkubumi, peninggalan Kesultanan Kutaringin yang menjadi salah satu ikon sejarah Kabupaten Kotawaringin Barat. Dalam kesempatan tersebut, Yamaha juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian cagar budaya setempat.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke tepian Sungai Arut. Peserta disambut pertunjukan tari adat Dayak Butawawih sambil menikmati panorama matahari terbenam. Suasana semakin semarak dengan kehadiran komunitas lokal XMAX Mentaya yang turut mempererat silaturahmi antaranggota komunitas MAXi Yamaha.
Pada hari kedua, peserta mendapat kesempatan mengunjungi habitat alami orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting. Perjalanan dimulai dari Pelabuhan Kumai menggunakan kelotok, perahu tradisional khas Kalimantan, menyusuri Sungai Sekonyer yang membelah kawasan hutan hujan tropis.
Selama dua hari touring, peserta melintasi berbagai karakter jalan, mulai dari jalur antarkota, kawasan hutan dan perkebunan, hingga jalan perkotaan di Pangkalan Bun. Dukungan posisi berkendara yang ergonomis, performa mesin, serta fitur-fitur modern pada lini MAXi Yamaha disebut memberikan kenyamanan selama perjalanan.
Salah seorang peserta, Fadli, mengaku performa NMAX “TURBO” Tech Max memberikan pengalaman berkendara yang responsif saat melintasi rute khas Kalimantan.
“Lini skutik MAXi Yamaha memang selalu jadi skutik yang cocok banget buat riding jarak jauh seperti MTBN Kalimantan ini, terutama NMAX ‘TURBO’. Teknologi YECVT membuat akselerasi dan deselerasi lebih instan sehingga saat menyalip kendaraan atau melewati tikungan terasa lebih percaya diri. Mesin 155 cc dengan teknologi VVA juga tetap responsif di putaran tinggi, ditambah fitur ABS dan suspensi yang sangat membantu saat melintasi jalur khas Kalimantan,” ujarnya.
Berakhirnya etape Kalimantan menambah daftar perjalanan MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 yang sebelumnya telah menjelajahi berbagai destinasi di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, dan Lombok. Melalui kegiatan tersebut, Yamaha tidak hanya menghadirkan pengalaman touring jarak jauh, tetapi juga mengajak para pengguna skutik premium MAXi untuk mengenal kekayaan budaya, sejarah, serta meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan satwa endemik Indonesia. (*/yud)








