SAMARINDA – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Dinas Sosial Kalimantan Timur telah menyelesaikan program kerja sesuai perencanaan yang ditetapkan untuk tahun 2024.
Kepala UPTD PSBR, Suharno, menyampaikan berbagai program yang dilaksanakan, baik program utama maupun program penunjang. Jum’at (29/11/24).
“Program yang ada di PSBR ini yang utama untuk pelayanan yang berhadapan dengan hukum,” ujar Suharno.
Menurutnya, selain program utama yang wajib dilaksanakan, UPTD PSBR juga menjalankan program lain yang setiap tahun dievaluasi untuk melihat efektivitasnya.
“Program yang sudah lama tentu harus dikaji ulang. Untuk 2024, kami melakukan pelatihan kepada anak-anak yang berasal dari kabupaten/kota,” tambahnya.
Pelatihan tersebut mencakup penguatan mental dan sosial serta pembekalan keterampilan bagi anak-anak yang memenuhi syarat dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
“Anak yang kami undang adalah anak yang putus sekolah, kurang mampu, atau anak yatim piatu,” jelasnya.
Tujuan dari pelatihan ini adalah membekali anak-anak dengan keterampilan agar mereka mampu bekerja atau berwirausaha secara mandiri di masyarakat.
“Kita undang dalam rangka pelatihan mental, sosial, dan kita bekali skill sebagai modal kembali bermasyarakat,” tutup Suharno.
Beberapa keterampilan yang diajarkan dalam program pelatihan ini meliputi otomotif sepeda motor, barbershop, barista, las, tata boga, dan komputer. Selain teori, anak-anak juga mengikuti program magang selama satu bulan di tempat profesional untuk memperkuat kemampuan mereka. (adv/dinsos kaltim)
Penulis: Reza Pratama Putra
Editor: Yudi Adi Prabowo








