Daerah  

Pemerintah dan Media Harus Sejalan Kawal Informasi Publik

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan pentingnya kemitraan sehat antara pemerintah dan media agar menjaga kualitas informasi publik.

Seno menyampaikan, media memiliki dua peran sekaligus menyampaikan informasi pembangunan dan memberikan kritik yang konstruktif. Ia menilai kritik yang berbasis data merupakan bagian dari fungsi kontrol dan bukan sesuatu yang harus dihindari.

“Media adalah penyampai informasi, tapi juga punya ruang untuk mengoreksi. Kritik yang jujur tetap kami perlukan,” ujarnya, (26/11/25).

Seno menyinggung, sembilan bulan masa kepemimpinannya bersama Gubernur Rudy Mas’ud masih berada dalam tahap penataan program besar seperti Gratispol dan Jospol yang belum pernah diterapkan sebelumnya. Karena itu, ia meminta publik tidak tergesa menilai sebelum kebijakan berjalan utuh sesuai regulasi.

Ia juga menyoroti derasnya informasi menyesatkan di media sosial yang kerap menyerang pribadi dan pemerintahan tanpa dasar. Menurutnya, pola penyebaran hoaks kini banyak didorong algoritma dan sensasi ketimbang akurasi.

“Banyak unggahan viral bukan karena kebenarannya, tetapi karena sensasi dan komentar yang memancing perhatian,” ucapnya.

Dirinya mengingatkan, fitnah dan kabar bohong bukan hanya merugikan individu, tetapi juga menciptakan ruang informasi yang keruh dan mengganggu kepercayaan masyarakat.

Karena itu, ia mengajak media untuk tetap memegang prinsip verifikasi dan konfirmasi pada setiap pemberitaan, agar masyarakat mendapat informasi yang benar dan proporsional.

“Kalau ada keraguan terhadap sebuah informasi, lakukan pemeriksaan data. Itu menjaga martabat media dan kualitas informasi publik,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah dan media memiliki peran berbeda namun saling melengkapi, pemerintah bekerja menjalankan kebijakan, media menjalankan fungsi kontrol.

“Kita harus berjalan searah dengan tujuan yang sama, yakni memberikan manfaat terbaik bagi Kalimantan Timur,” tuturnya. (yud)