SAMARINDA — Gelombang tamu dari seluruh Indonesia diperkirakan akan memadati Samarinda pada Juli 2025. Hal ini menyusul kepercayaan pemerintah pusat yang menunjuk Kalimantan Timur sebagai tuan rumah dua agenda nasional sekaligus, yakni Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK yang dipusatkan di Samarinda.
Rangkaian peringatan HUT ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) juga akan berlangsung di Balikpapan, kota yang menjadi jantung industri Kaltim. Dua event berskala besar ini bukan hanya menjadi ajang konsolidasi nasional organisasi perempuan dan penggerak kerajinan, tapi juga diharapkan membawa berkah ekonomi bagi sektor perhotelan, transportasi, hingga usaha kecil di daerah
Kepala Bidang Pemberdayaan, Kelembagaan dan Sosial Budaya DPMPD Kaltim, Roslindawaty, mengungkapkan, berbagai persiapan terus dikebut, mulai dari teknis acara hingga koordinasi lintas sektor.
“Hotel di Samarinda kayaknya penuh,” ujarnya, Jumat (4/7/25).
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sendiri telah menyiapkan Liaison Officer (LO) dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan pelayanan prima kepada peserta sejak tiba di bandara hingga ke lokasi acara.
“Itu sudah kita koordinasi dengan Dinas Perhubungan, yang tadi pagi sudah melakukan cek tempat,” kata Roslindawaty, menegaskan kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas dan memastikan mobilitas peserta tidak terganggu.
Sentuhan khas daerah juga mulai terasa di beberapa titik strategis. Banner, booth, serta ornamen bernuansa Kalimantan Timur sudah mulai dipasang, termasuk di Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT) Samarinda dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.
“Kita siapkan juga kedatangan Ibu Wapres, ada alat musik, pokoknya yang berbau Kaltim kita tunjukkan,” tambah Roslindawaty.
Puncak peringatan HKG PKK ke-53 dan Rakernas X PKK dijadwalkan pada 8 Juli 2025 di Samarinda Convention Hall. Dengan ribuan peserta dan tamu kehormatan yang hadir, dua agenda nasional ini diharapkan menjadi stimulus signifikan bagi promosi pariwisata serta perputaran ekonomi di Kalimantan Timur. (yud)








