Dinsos Kaltim Tingkatkan Pelayanan dengan Tagline “HADIR”

SAMARINDA – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur (Dinsos Kaltim) resmi meluncurkan tagline baru, “HADIR,” sebagai langkah memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. Tagline HADIR, yang merupakan singkatan dari Humanis, Adaptif, Dedikatif, Inklusif, dan Responsif, diharapkan mampu membawa perubahan nyata dalam memberikan pelayanan sosial yang lebih baik.

Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhamad Ishak, menjelaskan bahwa tagline ini mencerminkan semangat agar Dinsos benar-benar hadir dalam segala aspek pelayanan bagi masyarakat Kaltim. “Kami ingin memastikan setiap unsur pelayanan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan pendekatan humanis dan responsif,” ungkap Andi.

Dalam implementasinya, konsep HADIR mencakup lima prinsip utama:

  • Humanis – Mengedepankan kemanusiaan dalam setiap layanan untuk menciptakan pendekatan yang lebih personal dan berempati.
  • Adaptif – Program-program kerja yang disusun harus mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi sosial yang kompleks dan beragam.
  • Dedikatif – Pegawai Dinsos diharapkan bekerja dengan dedikasi tinggi, melampaui sekadar memenuhi kewajiban birokrasi.
  • Inklusif – Menjamin keterlibatan seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan, dalam berbagai pelayanan.
  • Responsif – Merespons cepat segala permintaan dan kebutuhan pelayanan yang diajukan oleh masyarakat.

Reformasi ini diiringi dengan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kompetensi pegawai, mengembangkan teknologi informasi yang memudahkan akses layanan, dan memperkuat sinergi antar instansi terkait.

Andi berharap tagline HADIR dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan sosial di Kaltim dan menjadi panduan kerja bagi jajarannya. “Dengan HADIR, kami optimis dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan bagi masyarakat Kaltim,” tutupnya.

Melalui semangat HADIR, Dinsos Kaltim berupaya menjawab berbagai kebutuhan sosial masyarakat, khususnya dalam hal pelayanan dan rehabilitasi sosial, perlindungan dan jaminan sosial, pemberdayaan sosial, serta pelayanan untuk fakir miskin. Andi menambahkan bahwa perhatian khusus bagi kelompok rentan dan upaya menekan angka kemiskinan menjadi fokus penting bagi Dinsos di bawah konsep ini. (adv/dinsos kaltim)