SAMARINDA – Kepala Dinas Sosial Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya yang berada di lingkungan Dinas Sosial Kaltim, untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 27 November 2024.
Menurut Andi, keterlibatan ASN dalam menyukseskan Pilkada merupakan tanggung jawab bersama, namun tetap harus mematuhi aturan netralitas yang berlaku. “Pilkada sukses adalah kewajiban kita semua, namun ASN harus tetap netral dan taat aturan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa netralitas adalah “kata kunci” bagi ASN dalam Pilkada kali ini. “Kami selalu mengingatkan seluruh staf dan pegawai di Dinas Sosial untuk memilih berdasarkan keyakinan mereka, demi Kaltim yang lebih baik,” tambahnya.
Andi juga mendorong ASN agar tetap aktif dalam mencari informasi mengenai visi dan misi para calon pemimpin. “Netralitas bukan berarti pasif. ASN tetap harus aktif memilih, namun tanpa menunjukkan keberpihakan,” jelasnya.
Meski ASN diwajibkan netral, Andi Muhammad Ishak berharap agar mereka tidak bersikap golput dalam Pilkada mendatang. “Kami mengimbau agar tidak golput. ASN bebas memilih calon pemimpin yang diyakini dapat membawa Kalimantan Timur ke arah yang lebih baik melalui program-programnya,” pungkas Andi. (adv/dinsos kaltim)








