SANGATTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyatakan kesiapan penuh dalam menjalankan program pendidikan gratis bagi masyarakat, mulai dari jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Program strategis ini diumumkan oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Al Faruq, Bukit Pelangi, Sangatta, Kutai Timur, Kamis (20/3/2025) malam.
Program yang dinamakan Pendidikan Gratispol Generasi Emas ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menghapus hambatan ekonomi dalam mengakses pendidikan tinggi.
“Pemprov Kaltim sudah siap untuk melaksanakan pendidikan gratis. Kami sudah siapkan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai landasan hukumnya,” ujar Seno Aji usai melaksanakan salat Tarawih bersama masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kebijakan ini akan mulai diimplementasikan pada bulan Juni 2025, diawali dengan peserta didik baru di tingkat SMA dan SMK, sesuai dengan program wajib belajar 12 tahun yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Kita mulai bulan Juni, dan semua mahasiswa baru tidak perlu membayar kuliah. Selanjutnya, mereka akan dibebaskan dari biaya SPP hingga semester tujuh,” jelasnya.
Tak hanya sampai di sana, program ini juga mencakup pendidikan tinggi untuk jenjang S1, S2, hingga S3. Dengan demikian, Kalimantan Timur menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memberikan layanan pendidikan gratis secara menyeluruh dari tingkat menengah hingga pendidikan tinggi.
“Ini adalah komitmen kami untuk meningkatkan kualitas SDM di Kaltim. Dengan program ini, kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi hambatan ekonomi bagi masyarakat dalam mengakses pendidikan tinggi,” tegas Seno.
Program ini sejalan dengan visi besar Pemprov Kaltim dalam mencetak Generasi Emas Kaltim dan mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045. Diharapkan, pendidikan gratis ini akan membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda di Kaltim untuk mengembangkan potensi diri dan berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional. (*)








